Sebab Tuhan adalah Roh; dan dimana ada Roh Allah, disitu ada kemerdekaan 2 Korintus 3:17

Rabu, 08 Februari 2023

Menjadi Mempelai Kristus

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Wahyu 19:7

Jamieson-Fausset-Brown Bible Commentary memberikan pendapatnya terhadap teks di atas menyatakan pernikahan Anak Domba telah tiba — Penyempurnaan yang penuh dan terakhir terjadi di Wahyu 21:2-9. Perkawinan Anak Domba setelah penggulingan binatang - pada saat kedatangan Tuhan, pengikatan Setan, pemerintahan seribu tahun, pelepasan Setan dan penggulingan terakhirnya, dan penghakiman terakhir. Gereja pilihan, Mempelai Wanita surgawi, segera setelah penghancuran pelacur itu, berubah rupa pada saat kedatangan Tuhan, dan bergabung dengan Dia dalam kemenangan-Nya atas binatang itu.

Agar menjadi mempelai Kristus di hari perkawinan Anak Domba maka hal terpenting saat ini adalah bertunangan terlebih dahulu dengan Kristus TUHAN Sang Mempelai Pria. Bertunangan dengan Kristus TUHAN dinyatakan dalam 2 Korintus 11:2 - Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus. Jemaat Korintus yang dirintis oleh Paulus sebagai perwakilan dari jemaat secara umum sebagai mempelai Kristus haruslah seperti perawan suci yang terbebas dari guru-guru palsu dengan ajarannya yang menyimpang dan tidak setia terhadap kebenaran Yesus. Guru-guru palsu dengan ajaran yang tidak sehat membuat hidup membuat jemaat tidak dipersiapkan untuk menjadi mempelai Kristus.

Calon mempelai dalam tradisi Yahudi menjalani “Kiddushin” (Purify) yang artinya Penyucian sehingga jemaat harus mengalami pemurnian dengan menyangkal diri dan memikul salib sebagai langkah lanjutan setelah percaya kepada Yesus Juruselamat yang menebus dosa hingga bertumbuh serupa dengan Kristus Yesus. Gereja atau orang percaya sebagai mempelai wanita (kallah) yang akan dipersunting oleh Kristus dengan Bapa sebagai penggagasnya melalui perantaraan Roh Kudus yang menjadikan orang percaya / gereja jatuh cinta kepada Yesus dan tidak meninggalkan kasih yang mula-mula. Kasih yang mula-mula dijaga sebagai bukti kesetiaan kepada Yesus Kristus TUHAN yang telah berkorban demi jemaat yang dikasihi-Nya.

Selama tinggal di dunia, jemaat yang percaya kepada Yesus adalah tunangan-Nya yang mungkin saja putus hubungan dengan Mesias Penyelamat kecuali jika sudah selesai dan mencapai finish serta memelihara iman alami kemenangan bersama-Nya. Sebagai tunangan dari Kristus yang tidak bercela dan sempurna maka perlu berjuang untuk hidup dalam kekudusan dan menjauhi segala kecemaran serta kedagingan melalui pertolongan Roh Kudus dan Firman-Nya dan jika berbuat dosa maka bertobat serta mohon darah Yesus menyucikan. Segala bentuk keterikatan seperti lebih mencintai dunia daripada mencintai TUHAN perlu diputuskan dengan pertolongan-Nya sebab cinta terhadap mamon dapat merusak hubungan dengan Tuhan.

Sebagai calon mempelai Kristus berdasarkan Efesus 4:22-24 maka perlu menjadi ciptaan yang baru dalam Kristus Yesus ( yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya) Dengan tinggal dalam Firman-Nya dan bersekutu dengan-Nya maka hidup senantiasa diperbaharui oleh-Nya.

Kristus Sang Mempelai Pria bertindak menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. (Efesus 5:26-27) Kata "air" bermakna Roh Allah dan "firman" maknanya kebenaran yang menjadikan tidak bercacat dan layak dihadapan-Nya berdiri sebagai mempelai-Nya yang jadi idaman-Nya.

Mempelai Kristus tidak berkerut yang biasanya muncul karena stres akibat tekanan hidup dan beban hidup dan atau kekuatiran yang diperparah dengan pola hidup yang bersungut-sungut. Bersungut-sungut biasanya karena kurangnya penguasaan diri, kurangnya kesabaran dan tidak dapat mengendalikan emosi disamping kurang percaya kepada TUHAN dan atau kurang berserah kepada TUHAN yang mengatur dan memproses kehidupan. Berkerut juga disebabkan alami dehidrasi maka kekeringan sebab meragukan TUHAN. Yesus bersabda: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Mempelai Kristus adalah umat yang dewasa secara rohani dimana memiliki ciri:
  • Tidak memikirkan keuntungan dirinya sendiri, namun memikirkan bagaimana kehidupannya dapat berarti dan menjadi berkat bagi sesama serta menjalin hubungan dengan sesama dan Tuhan. 
  • Tidak dikendalikan suasana hatinya namun komitmen imannya. 
  • Berani berkata Tidak! Dewasa berarti menolak kompromi pada semua yang bertentangan dengan firman Tuhan, sekalipun mendatangkan keuntungan.
  • Tidak terfokus pada hak tetapi tanggung jawab.  
  • Berpikir sebelum bertindak dan berpikir jauh ke depan serta bersedia merubah pola pikir, 
  • Bukan mengerjakan hanya yang disukai, namun menyukai semua yang dikerjakan atau yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita.
  • Belajar mengendalikan emosi, dan memancarkan kasih dalam serta menemukan solusi persoalan hidup.
  • Selalu mau belajar, berjuang dan berkorban. Orang dewasa tidak berhenti belajar, mau berjuang dan rela berkorban bagi Tuhan dan pekerjaan-Nya.
Mempelai Kristus harus siap jika diasingkan dari dunia (2 Korintus 6:17-18) sebab akan turut memerintah bersama Yesus TUHAN dan untuk itu haruslah bersedia meminum cawan yang harus diminum juga oleh Yesus. (Matius 20:22) Meminum cawan berarti siap turut mati bersama-Nya setelah membajak dan tidak menoleh kebelakang (Lukas 9:62) yang berarti siap mematikan ego dalam mengikut TUHAN kemanapun dengan menjadikan DIA semakin bertambah dan berada di depan dan aku semakin berkurang dan berada di belakang. Dalam semuanya Roh Kudus yang memberikan penghiburan dan pertolongan sebab bukan dengan kemampuan dari dalam diri sendiri yang menjadi mempelai Kristus melainkan karena ada anugerah dari TUHAN melalui Roh-Nya yang Kudus dan Perkasa.

Perubahan dari tunangan sang Mesias Mempelai Pria menjadi mempelai Kristus yang sah memerlukan setiaan dalam penantikan Yesus datang kembali menjadi Raja dengan memperhatikan perumpamaan lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh. (Matius 25:1-13) Upah menjadi mempelai Kristus maka akan diselamatkan oleh TUHAN saat kesusahan besar yang melanda dunia dan menjadi umat pemenang mengalahkan binatang - antikristus dan "wanita pelacur yang tidak setia dalam mengiring Yesus Tuhan"



Tulisan lainnya:
Menuju Kedewasaan Rohani
Berdiam Dalam Kasih Mula-mula
Tuhan Mempelai Pria
Menjadi Pemenang Berdasarkan Kitab Wahyu
Persiapan Jelang Penghakiman


Share this

Random Posts

Kontak

Pesan untuk admin dapat disampai lewat : ruach.haphazard393@passinbox.com

Label Mobile

biblika (79) budaya (47) dasar iman (88) Dogmatika (72) Hermeneutika (73) karakter (40) Lainnya (89) manajemen (65) pendidikan (58) Resensi buku (9) Sains (53) Sistimatika (71) sospol (63) spritualitas (88) tokoh alkitab (42) Video (9)